Ada yang baru nih... !Klik Disini

Susahnya Nyari Makanan Halal di Jepang

makanan halal di jepang halal food japan halal restaurant ramen halal japan
JOKKAJO.COM「Assalamualaikum」
Halo jo, makanan halal adalah sebuah kebutuhan wajib bagi seorang Muslim, karena dibatasi dengan aturan agama dalam hal menkonsumsi sebuah makanan. halal haram sebuah makanan bisa karena faktor darimana makanan tersebut di dapatkan atau kandungan dari makanan itu sendiri.



pengharaman terhadap bahan makanan dari hewan babi misalnya, tercantum dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 173 yang berbunyi:

اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ بِهٖ لِغَيْرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

"Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih atas nama selain Allah."

sehingganya semua bahan makanan yang didalamnya terkandung daging babi atau olahan dari daging babi secara langsung menjadi haram untuk dikonsumsi.

kehidupan di Jepang yang mayoritas masyarakatnya menkonsumsi daging babi sehingga menjadi kehati-hatian bagi seorang Muslim jika hendak membeli sebuah bahan makanan.

awal datang ke Jepang di tahun 2022 adalah pengalaman pertama saya  dalam memilih makanan yang tidak mengandung daging babi, saat itu saya ingin membeli makanan sejenis mie gelas. ternyata hampir semua mie gelas yang ada mengandung lemak babi atau lard (ラード). itu hanya salah satu dari berbagai kandungan makanan yang menggunakan bahan non halal.

sama halnya daging babi, alkohol pun adalah bahan yang terlarang bagi umat muslim. Tapi alkohol dan bahan turunannya sangat digandrungi di negeri ini, lalu kita sebagai kaum minoritas mau apa? tidak sedikit dari saudara muslim yang terlena dengan suasana dan melupakan hal yang dilarang dalam agamanya.

Bagi saya pribadi, sebisa mungkin untuk tetap patuh atas larangan Tuhan, untuk membeli makanan saja harus ekstra hati-hati, teliti membaca kandungan makanan. sebelum itu kita harus tahu mana bahan makanan yang boleh dan tidak boleh untuk dikonsumsi.

Pada dasarnya bahan makanan yang diolah dari hewan adalah halal, akan tetapi karena tidak ada informasi lebih tentang hewan apa, maka sebagai bentuk kehati-hatian lebih baik dihindari untuk menkonsumsi makanan dengan kandungan olahan hewani. Misalkan lemak hewani (動物性脂肪  doubutsuseishibou), karena tidak ada kejelasan diekstraksi dari hewan halal atau non halal, maka saya sendiri lebih memilih tidak menkonsumsi. Kecuali lemak nabati (植物性脂肪 shokubutsuseishibou) tentunya aman untuk dikonsumsi.

Kemudian perihal gelatin (ゼラチン), di Indonesia penggunaan gelatin memang ada, namun karena adanya aturan makanan halal maka gelatin yang digunakan adalah gelatin dari kulit sapi. Berbeda halnya dengan penggunaan gelatin di Jepang, lagi dan lagi tidak ada kejelasan produk yang menggunakan gelatin sapi atau gelatin babi.

menurut situs gmj.or.jp bahwa gelatin terbuat dari hewan yakni, Sapi, babi dan ikan. nah gelatin yang terkandung dalam makanan yang akan kita konsumsi merupakan gelatin dari hewan yang mana, tidak ada keterangan yang memperjelas hal tersebut. sehingganya untuk alasan keamanan maka lebih baik untuk meninggalkannya.

saya pernah menkonsumsi produk yang mengandung gelatin, di saat itu minimnya pengetahuan tentang gelatin halal atau tidaknya, sempat beberapa kali membeli dan menkonsumsi produk tersebut. setelah memahami tentang gelatin, saya tidak mengkonsumsi produk tersebut.

Sangat banyak produk yang harus kita hindari untuk dikonsumsi, antara lain :

豚 (niku) daging (meat)

豚肉 (butaniku), ポーク (pooku) daging babi (pork)

牛肉 (gyuuniku), ビーフ (biifu) daging sapi (beef)

羊肉 (youniku) daging kambing/domba (mutton, lamb)

鶏肉 (toriniku), チキン (chikin) daging ayam (chicken)

肉 エキス (niku ekisu) ekstrak daging (meat extract)

ポークエキス (pooku ekisu) ekstark daging babi (pork extract)

ビーフエキス (biifu ekisu) ekstrak daging sapi (beef extract)

チキンエキス (chikin ekisu) ekstrak daging ayam (chicken extract)

豚脂 (tonshi) lemak babi (pork fat)

ラード (raado) lemak babi (lard)

牛脂 (gyuushi) lemak sapi (beef fat)

動物性油脂 (doubutsusei-yushi) lemak hewani (animal fat)

加工油脂 (kakou-yushi) lemak olahan (processed fat)

混合油脂 (kongou-yushi) lemak campuran (mixed fat)

コンソメ (konsome) kaldu (consomme (soup))

コンソメパウダー (konsome paudaa) bubuk kaldu (consomme powder)

ゼラチン (zerachin) gelatin (gelatine)

Terdapat perbedaan pendapat terkait gelatin.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat di artikel ini.

アルコール (arukooru) alkohol (alcohol)

酒 (sake) sake (alcohol)

洋酒 (youshu) arak barat (western liquor)

酒精 (shusei) (ethyl alcohol)

みりん/ 味醂 (mirin) mirin (alcohol)

ラム酒 (ramu-shu) rum (rum)

ワイン (wain) anggur (minuman) (wine)

ブランディ (burandi) brendi (brandy)

ウィスキー (wisukii) wiski (whiskey)

ビール (biiru) bir (beer)

mengapa daging sapi atau ayam masuk daftar non halal? karena hampir sebagian besar hewan tersebut tidak di sembelih melainkan dimatikan dengan cara di setrum. terdapat penjelasan yang mengharamkan bagian ini (apakah hewan yang di sterum halal?)

kemudian terdapat juga bahan makanan yang dikategorikan meragukan karena tidak adanya kejelasan dalam produk

ショートニング (shootoningu) mentega putih (shortening) Lemak yang bisa jadi berasal dari lard yang haram dikonsumsi. Jika dinyatakan bahwa bersumber dari minyak nabati (大豆由来), maka halal dikonsumsi.

醤油/しょうゆ (shouyu) kecap (soy sauce) Banyak yang mengandung alkohol.

乳化剤 (nyukazai) pengemulsi (emulsifier) Bisa bersumber dari hewan. Jika dinyatakan bahwa bersumber dari minyak nabati (大豆由来), maka halal.

マーガリン (maagarin) margarin (margarine) Butter substitutes bersumber dari babi (pork). Margarin nabati (plant-margarine) halal dikonsumsi.

油脂 (yushi) lemak (fat) Di kebanyakan kasus, lemak (fat) berasal dari hewan dan haram untuk dikonsumsi. Namun, lemak nabati (vegetable driven fat) halal dikonsumsi.

コラーゲンペプチド (koraagen pepuchido) peptida kolagen (collagen peptide) Bisa bersumber dari ikan maupun hewan seperti babi (pork), daging sapi (beef) atau ayam (chicken).

bahan-bahan seperti inilah yang harus di teliti sebelum membeli, agar apa yang kita konsumsi adalah makanan yang halal dan baik.

selema berada di Jepang atau negara-negara yang tidak begitu memperhatikan halal haramnya suatu makanan, maka alangkah baiknya untuk mengolah makanan sendiri. karena makanan yang dijual di restoran tidak semua memberikan jaminan halal atau boleh dikonsumsi oleh umat muslim.

demikian sedikit cerita berbagi tentang tang makanan halal di Jepang, semoga kalian semua tetap terjaga dari makanan yang telah diharamkan oleh Tuhan kita. Allah subhanahuwata'ala.

Terima kasih sudah membaca di JokkaJo.Com, semoga tulisan diatas dapat bermanfaat. 

Tinggalkan komentar jika ada hal yang kurang berkenan atau perlu ditambahkan.

「Wassalamualaikum」

___________________________________
Baca Artikel Islami di Dr. Sosmed
Informasi Lowongan Kerja dan Keuangan di Relduit
News Update di Justicer
Blog Support Jokka Jo Dibalik Layar
Media Sharing Jokka Jo Wkwk Share

Ikuti media sosial saya 
Instagram @Jokkajo_ | Facebook Jokka Jo / Jokkajo Update | Pinterest Jokkajo_ 
Baca ini :
"Sebaik-baik Manusia Adalah Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lainnya" -Muhammad SAW-