Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Magang Ke Jepang Lewat LPK Swasta Atau IM Japan? Kenali Kelebihan Dan Kekurangannya

Photos

「Assalamualaikum」- Halo jo, Magang Jepang merupakan program peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan melakukan kerja praktek di Jepang. Bekerja di Jepang bisa dilakukan dengan melalui jalur IM Japan dan LPK SO (Sending Organization) atau lebih dikenal dengan istilah Swasta.

Kalau LPK dikategorikan jalur swasta, apakah IM Japan sifatnya negeri? Jawabannya iya. IM Japan (International Manpower Development Organization of Japan) dalam melaksanakan program pemagangan luar negeri khususnya ke Jepang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Lalu apa kelebihan dan kekurangan magang jalur IM dan jalur Swasta?

Sebenarnya kedua jalur yang bisa ditempuh untuk magang ke Jepang tersebut tidak memiliki perbedaan yang terlalu banyak, berikut beberapa hal yang telah dirangkum Jokkajo.Com sebagai gambaran bagi kamu yang ingin magang ke Jepang.

1. Biaya

Untuk dapat magang ke Jepang kamu pasti akan dibebani biaya, baik yang digunakan sebagai keperluan pribadi maupun keperluan teknis.

Jika dibandingkan antara jalur IM Japan atau jalur LPK maka biaya yang lebih murah adalah lewat jalur IM Japan.

Untuk dapat magang ke Jepang lewat jalur LPK sedikitnya kamu harus menyiapkan biaya sekitar 30 - 45 juta yang dibagi ke beberapa pos penggunaan biaya seperti biaya belajar bahasa Jepang, biaya makan selama pelatihan di Indonesia, tes kesehatan, biaya paspor dan lainnya.

Beberapa LPK menerapkan prinsip dana talangan untuk memberangkatkan peserta, pembayaran dilakukan setelah peserta menerima gaji selama magang di Jepang.

Sedangkan jika lewat jalur IM Japan biaya yang akan kamu keluarkan tidak mencapai nominal seperti biaya di LPK, tapi bukan berarti gratis. Ada beberapa biaya yang harus kamu siapkan antara lain

1. Biaya belajar bahasa untuk seleksi bahasa
2. Biaya transportasi selama pelatihan di Indonesia.
3. Biaya asrama dan makan selama pelatihan.
4. Biaya pembuatan paspor.
5. Biaya lain untuk kebutuhan pribadi
6. Biaya pemeriksaan kesehatan selama seleksi maupun pelatihan dan pemberangkatan.

2. Waktu

Waktu yang dibutuhkan untuk dapat langsung bekerja di Jepang untuk kedua jalur ini bersifat relatif, karena menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.

Untuk jalur IM Japan waktu normal yang dibutuhkan sejak mendaftar hingga pemberangkatan adalah sekitar 7 - 8 bulan. 

Dengan rincian, 1 bulan seleksi, 2 bulan 10 hari pelatihan tahap 1, 1 bulan waktu menunggu masuk pelatihan tahal 2, 3 bulan pelatihan tahap 2. Dan setelah dijepang kamu akan melaksanakan pelatihan selama 1 bulan sebelum masuk perusahaan.

Uraian waktu tersebut bisa lebih lama tergantung kondisi dan kendala yang akan kamu hadapi.

Sedangkan untuk jalur LPK Swasta tidak begitu menentu karena setelah peserta selesai belajar bahasa harus menunggu untuk mendapatkan pekerjaan dari perusahaan yang bekerja sama dengan LPK tersebut.

Beberapa LPK dapat memberikan estimasi waktu karena luas jaringan kerja sama dengan perusahaan Jepang. Peserta yang melalui jalur LPK juga bercerita bahwa mendapatkan pekerjaan di LPK tergantung nasib karena pada saat adanya wawancara perusahaan, kita harus bersaing agar dipilih oleh perusahaan yang bersangkutan.

3. Seleksi

Jalur IM Japan memiliki seleksi yang ketat, kamu bisa baca disini untuk lebih lengkapnya seleksi yang diadakan oleh IM Japan.

Sedangkan untuk jalur LPK tidak menerapkan seleksi ketat, hampir semua yang mendaftar di jalur ini pasti diterima.

Jadi kamu yang tidak ingin diseleksi secara ketat maka jalur LPK adalah solusi terbaik.

4. Sistem dan aturan pelatihan

Tidak berbeda jauh dengan prinsip seleksi, sistem dan aturan pelatihan yang diterapkan di IM Japan terkesan sangat banyak dan rumit, tidak sedikit peserta yang memutuskan untuk mengundurkan diri karena sistem pelatihan yang sulit.

Selama pelatihan oleh IM Japan peserta diwajibkan gundul dan mematuhi semua peraturan yang telah ditentukan. Peserta yang tidak mampu mengikuti aturan tidak segan-segan akan dikeluarkan. Seperti kedapatan merokok atau berkelahi sesama peserta sudah bisa dipastikan peserta tersebut dipulangkan atau gagal mengikuti pelatihan.

Berbeda jika kamu melalui LPK, sistem dan aturan yang tidak begitu ketat sepertinya sangat cocok untuk kamu yang tidak suka dengan aturan terlalu banyak.

5. Jenis pekerjaan

Jenis pekerjaan yang ada di LPK dan IM Japan bervariasi, hanya saja penentuan jenis pekerjaan bagi peserta memiliki perbedaan.

Jika di LPK kamu bisa memilih jenis pekerjaan yang kamu sukai, lain halnya dengan IM Japan.  Penentuan jenis kerja dilakukan oleh pihak IM Japan dengan memperhatikan kemampuan dan kondisi fisik peserta. Meskipun peserta diberikan kesempatan untuk memilih jenis pekerjaan, namun hal itu bukan jaminan akan mendapatkan jenis kerja sesuai keinginan.

Itulah perbedaan magang ke Jepang jalur IM Japan dan jalur LPK SO atau Swasta. Jika ada hal yang kurang silahkan ditambahkan pada kolom komentar dibawah ini.

Terima kasih sudah membaca di JokkaJo.Com, semoga bermanfaat
Wassalamualaikum

Jokka Jo
Jokka Jo [Saya penulis pemula dari Sulawesi-Indonesia yang bermimpi dapat menebar manfaat lewat tulisan]- [Tetap sehat dan jangan gila]•• [Berbagilah untuk hidup, hiduplah untuk berbagi]••

Posting Komentar untuk "Magang Ke Jepang Lewat LPK Swasta Atau IM Japan? Kenali Kelebihan Dan Kekurangannya"

jokkajo